January 9, 2017

Adakah Hubungan Tidur Siang Dengan Diabetes?



Hubungan Tidur Siang Dengan Diabetes
Sumber gambar : kamar-tidur.com
Siang hari memang ada jeda waktu untuk digunakan sebagai istirahat setelah sepanjang pagi mengerjakan pekerjaan kantor. Nah, terkait istirahat tersebut ada hasil studi yang dilakukan para peneliti di jepang. Yaitu mereka meneliti hubungan antara diabetes dengan tidur siang.

Penelitian ini dilakukan di Universitas Tokyo dengan melibatkan 10 peneliti didalam studi tersebut, dan mereka meneliti lebih dari 260.000 orang. Dari banyaknya orang yang diteliti tersebut dicari hubungan antara rasa kantuk yang mereka alami di siang hari, tidur siang, dan resiko diabetes tipe 2.

Dari hal tersebut para peneliti menemukan bahwa dari 260.000 orang tersebut memiliki resiko lebih tinggi terkena diabetes sebesar 56% bagi mereka yang mengantuk dengna sangat di siang hari. Sedangkan bagi mereka yang mengambil tidur siang maka resiko tersebut lebih kecil yaitu 46%.

Hasil studi ini dipresentasikan di Erupean Association for the Study of Diabetes di Stockholm. Namun sayangnya dari studi tersebut tidak membuktikan apa penyebab pasti dan akibatnya terkait diabetes tipe 2.

Namun mereka berkeyakinan bahwa orang yang memiliki rasa kantuk yang sangat pada siang hari merupakan sinyal peringatan akan adanya diabetes.

Dr. Tomohide Tamada, salah seorang peneliti mengatakan bahwa jika orang memiiki gejala seperti yang disebutkan diatas sebaiknya segera memeriksakan dirinya ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat sebelum benar-benar mengidap diabetes.

Beliau mencatat bahwa ada kemungkinan kausalitas terbalik. Apa maksudnya? Yaitu orang yang memiliki kesehatan yang buruk lebih cenderung mengantuk pada siang hari dan tidur lebih lama.

Apakah sebelumnya ada studi terkait hal ini? Ada, yaitu studi yang menjelaskan keuntungan dari tidur siang selama 30 menit bagi kesehatan tubuh. Selain itu juga tidur siang selama 30 menit dapat meningkatkan keterampilan motorik.