January 16, 2017

Organ-Organ Tubuh Yang Diserang Penyakit Diabetes Melitus



Organ yang diserang diabetes
Sumber gambar : warohmah.com
Organ-organ yang sebelumnya normal, bisa bermasalah lantaran tubuh terkena penyakit diabetes. Dimana hal tersebut sering disebut sebagai komplikasi.

Dimana organ-organ tersebut mengalami kerusakan yang menyebabkan menurunkan fungsi organ itu sendiri.

Jika sudah terkena komplikasi, maka proses penyembuhan pun akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan mereka yang tidak sampai terjadi komplikasi.

Maka tentu kita harus benar-benar menjaga kesehatan tubuh kita agar jangan sampai penyakit-penyakit seperti ini merusak tubuh kita.

Pembaca blog penyakit diabetes mellitus, perlu diketahui bahwa jika seseorang sudah mengidap diabetes di dalam tubuhnya. Maka akan terjadi perubahan kondisi fisiknya.

Hal ini dapat kita lihat dan amati, tentu akan berbeda orang yang memiliki diabetes dengan mereka yang tidak.

Kondisi fisik seseorang penderita diabetes




1. Mengalami Kerontokan Rambut


Pada penderita diabetes yang menahun, maka akan terjadi perubahan pada rambut mereka. Hal ini disebabkan penyakit diabetes melitus merusak akar-akar rambut yang ada, sehingga rambut tersebut mudah rontok.

2.  Mengalamai Rabun Mata
Pada lensa mata penderita diabetes akan mengalami perubahan bentuk. Yaitu lensa mata mereka berubah menjadi lebih cembung (terutama ketika kadar gula naik). Hal ini mengakibatkan penglihatan menjadi kabur. Gangguan mata ini sering disebut retinopati diabetik.



3. Rongga Mulut Serasa Kering

Pada penderita diabetes, terjadi perubahan air ludah yang disebut xerostomia diabetic yakni air ludah yang berubah menjadi lebih kental sehingga selalu merasa mulutnya kering.

4. Penurunan Berat Badan Secara Signifikan
Biasanya setelah pasien didiagnosis terkena penyakit diabetes. Mereka akan mengelami penurunan berat badan secara drastis. Hal ini bukan dikarenakan diet yang mereka lakukan, namun lebih kepada organ pankreas yang telah rusak.

Dimana organ ini memproduksi insulin guna memproses asupan glukosa.

Pada organ pankreas penderita diabetes ini tidak berjalan sebagaimana mestinya sehingga terjadilah yang namanya resistensi insulin. Sehingga tubuh mencari alternatif lain untuk pemenuhan kebutuhan energi tubuh.

Maka biasanya yang diambil adalah lemak dan protein. Dimana kalau persediaan lemak sudah habis, maka protein yang nantinya akan diambil. Hal inilah yang menyebabkan berat badan pasien diabets dapat menurun secara drastis.

Namun, jangan dikira penyakit ini hanya menyerang bagian luar tubuh kita. Bagian dalam tubuh juga ikut diserang jika tidak ada penanganan serius dari para penderita diabetes.

Lalu, organ-organ apa saja yang diserang oleh penyakit ini?


1. Jantung

Jantung adalah salah satu alat vital yang dimiliki oleh manusia. Organ ini membantu peredaran darah di dalam tubuh. Sehingga jika terjadi sesuatu terhadap jantung, maka akan berbahaya bagi kelangsungan hidup.

Kadar gula yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada arteri. Sehingga arteri akan menjadi kaku dan keras. Hal ini ditambah dengan lemak yang menumpuk di saluran-saluran darah sehingga menghalangi aliran darah ke jantung.

Beberapa studi menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki penyakit diabetes tipe 2, maka akan memiliki resiko setinggi mereka yang tidak menderita diabetes dan sudah pernah terkena satu kali serangan jantung.

Selain itu serangan jantung pada penderita diabetes jauh lebi h serius sehingga lebih besar untuk mengakibatkan kematian.

2. Kaki

Secara umum, penderita diabetes sering terserang pada bagian kakinya. Hal ini bukan hanya kebetulan, karena memang bagian kaki sering digunakan (aktif). Dengan kondisi demikian, maka sangat wajar jika kaki akan mudah mengalami lecet ataupun luka.

Kemudian, aliran darah yang ada di kaki seringkali tidak lancar. Hal ini disebabkan kadar gula yang tinggi.

Akibatnya nutrisi yang dibutuhkan kulit menjadi terhambat, kulit menjadi kering dan akan mudah untuk terluka. Kalau sudah terluka maka akan sulit menyembuhkannya.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena darah pada penderita diabetes cukup kental. Menyebabkan luka yang diderita tidak kunjung sembuh atau lama mengeringnya. Dan bila tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, maka bisa berujung amputasi kaki. Seperti yang dialami oleh beberapa pasien diabetes.



3. Ginjal
Organ ketiga yang dapat mengalami kerusakan disebabkan penyakit diabetes mellitus adalah ginjal. Kadar gula yang tinggi dapat merusak jutaan unit penyaring kecil yang ada di dalam ginjal.

Sekitar 20 – 30% penderita diabetes mengalami penyakit ginjal, meskipun tidak semua yang berujung pada gagal ginjal. Kondisi ini dinamakan nefropati diabetik.

Gejala yang dapat terjadi adalah sebagai berikut :


  • Sakit kepala
  • Sering mual bahkan muntah
  • Merasa kelelahan
  • Retensi cairan (edema kaki atau wajah)

4. Mata
Mata adalah salah satu organ terpenting bagi kita. Bila terjadi gangguan, tentunya akan membuat hidup kita merasa hampa. Jangankan terserang penyakit, ketika kita harus menggunakan kaca mata saja itu sudah sangat menganggu. Karena kita ketergantungan dengan kaca mata. Kita tidak dapat melihat tanpa bantuan kaca mata.

Pada penderita diabetes, harus diwaspadai karena penyakit diabetes dapat merusak mata. Kondisi ini disebut retinopathy. Dimana pembuluh darah yang berada di retina mengalami kerusakan. Sehingga menggangu pengambilan cahaya dan mengubahnya menjadi gambar.

Semaki lama seorang menderita penyakit diabetes, maka semakin besar resiko untuk mendapatkan hal ini. Hal yang dapat anda lakukan adalah dengan menurunkan kadar gula yang ada.



5. Kulit
Kulit adalah salah satu bagian yang melindungi manusia dari ancaman luar seperti pulusi, bakteri, dan virus. Namun tentunya kesehatan kulit juga harus dijaga, agar jangan sampai kulit menjadi rentan dimasuki penyakit.

Bagi penderita diabetes yang sudah tahunan, maka resiko terjadinya gangguan pada kulit mereka cukup besar.

Penyakit kulit yang dapat terjadi antara lain :


  • Shin spot : yaitu bercak oval atau bulat berwarna cokelat muda atau kemerahan pada daerah lutut hingga mata kaki
  • Kulit memerah
  • Menebalnya kulit
  • Infeksi
  • Bercak putih

6. Saraf

Diperkirakan 50% penderita diabetes yang telah terjangkit penyakit ini selama lebih dari 25 tahun terserang sistem sarafnya. Kondisi ini disebut Peripheral Neuropathy. Yaitu rusaknya sistem saraf yang disebabkan lebihnya kadar gula yang ada didalam tubuh.

Karena terlalu tinggi kadar gula yang ada di dalam tubuh, menyebabkan saraf tidak dapat memberikan sinyal antara otak dan bagian tubuh yang lain.
 

Gejala awal peripheral neuropathy  dapat dijelaskan di bawah ini :

  • Merasakan rasa yang tajam pada kulit
  • Pada bagian telinga sering terasa berdengung
  • Dingin
  • Merasa terbakar
  • Baal (kehilangan indera perasa
  • Merasa seperti ditusuk / nyeri
Gejala-gejela diatas ini bisa meningkat jika dimalam hari.

Untuk itu perlu kita waspadai jika ada perubahan-perubahan terkait sensitivitas sentuhan, oto merasa lemak dan tidak seimbang. Maka bisa jadi itu gejala awal peripheral neuropathy.

Itulah organ-organ yang dapat diserang oleh penyakit diabetes. Sehingga perlu bagi penderita diabetes untuk senantiasa menjaga kadar gulanya agar tetap stabil. Di saat itu rutin cek gula darah menjadi jalan yang terbaik, dibantu dengan pola makan dan gaya hidup baru yang lebih sehat. Semoga ini dapat menjadi pelajaran bagaimana kesehatan itu mahal harganya.