February 4, 2017

Penjelasan Komplit Mengenai Komplikasi Penyakit Diabetes Melitus


Komplikasi Diabetes
Sumber gambar : http://www.literallyaddictedtodetail.com/services.php

Jika penderita diabetes melitus tidak menjaga dengan baik kadar gula darahnya, maka akan berakibat timbulnya komplikasi. Bukan perkara remeh komplikasi ini. Karena jika komplikasi telah timbul tentu pengobatan yang dilakukan menjadi berlipat dan menambah waktu penyembuhan. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan terkait pengobatan komplikasi yang terjadi.


Bahkan, kematian masuk ke dalam daftar komplikasi yang dapat muncul bagi seorang penderita diabetes. Ini sangat mengerikan. Dan karena inilah penyakit diabetes melitus masuk ke jajaran penyakit paling mematikan di dunia dengan jumlah kematian yang lebih besar dibandingkan dengan penyakit lain seperti AIDS.

Penyebab terjadinya komplikasi
Kenapa bisa sampai timbul komplikasi? Padahal untuk penyakit lain hal ini tidaklah terjadi. Hanya penyakit diabetes melitus saja yang memungkinkan timbulnya komplikasi. Apakah separah itu? Rupanya komplikasi dapat terjadi disebabkan gula yang merusah dinding endotel pembuluh darah sehingga struktur jaringannya berubah dan menimbulkan mata rantai kerusakan pada anggota tubuh lainnya


Kondisi gula darah yang tinggi secara terus menerus dapat menyebabkan hal tersebut terjadi. Gula darah yang tinggi pada pasien diabetes bisa menyebabkan penumpukan atau kerusakan pada dinding pembuluh darah. Dan perlu diketahui, bahwasanya seluruh anggota tubuh kita dialiri oleh aliran darah (pembuluh darah). Dengan kondisi gula darah yang meninggi secara terus menrus dapat mengakibatkan pembuluh darah menjadi rusak dan terjadilah komplikasi tersebut.

Oleh karena itu pasien diabetes diwajibkan untuk dapat mengatur kondisi gula darahnya agar jangan sampai terjadi komplikasi. Tentu hal tersebut membutuhkan upaya dengan rutin cek gula darah setiap hari guna memastikan bahwa level gula darah berada dalam posisi aman.

Komplikasi penyakit diabetes melitus tipe 1


Kalau kita sudah membahas mengenai kerusakan pembuluh darah sebagai penyebab timbulnya komplikasi, maka kita beranjak kepada komplikasi apa saja yang dapat timbul pada diabetes melitus tipe 1. Tentunya penanganannya akan berbeda dengan diabetes melitus tipe 2 dan gestasional. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu.

Komplikasi retinopati


Apa itu retinopati? Yaitu kerusakan progresif yang terjadi pada area pembuluh darah di retina yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah. Pembuluh darah tersebut bisa bocor, tersumbat, atau tumbuh secara acak sehingga menghalangi masuknya cahaya ke dalam retina. Komplikasi ini jika dibiarkan akan berakhir dengan kebutaan.

Oleh karena itu memeriksakan kondisi mata menjadi solusi terbaik guna menghindari akan hal yang tidak diinginkan. Dokter spesialis mata akan memberitahukan anda dan membantu mendeteki secara dini sehingga langsung bisa tertangani dengan cepat dan tepat.

Kemudian yang tidak kalah penting adalah dengan menjaga keseimbangan kadar gula darah yang akan menurunkan resiko terjadinya retinopati tersebut. Jika sudah terdeteksi ada tanda-tanda bahwa terjadi hal demikian, maka operasi laser dapat membantu menangani hal ini. Namun perlu diingat, bahwa penanganan ini hanya bersifat mempertahankan daya penglihatan bukan untuk penyembuhan.

Komplikasi Kerusakan saraf (neuropati)




Pembuluh darah yang dapat rusak selanjutnya akibat gula darah yang tinggi adalah saraf. Hal ini akan menyebabkan penderita diabetes akan mengalami kesemutan atau rasa terbakar. Dimana rasa tersebut akan muncul pertama kali pada ujung kaki atau tangan kemudian menyebar sampai seluruh anggota tubuh yang lain. Kerusakan saraf yang terjadi dapat berakibat seseorang akan mengalami muntah, diare, dan rasa mual.

Komplikasi masalah kaki


Komplikasi selanjutnya yang dapat terjadi pada pasien diabetes melitus tipe 1 adalah masalah kaki. Sama seperti tadi, pembuluh darah yang ada di kaki akan menjadi resiko yang cukup serius jika tidak dicegah sedini mungkin. Adapun ciri-ciri seorang penderita diabetes tipe 1 terkena masalah komplikasi kaki adalah :
-          Kulit yang terasa panas saat disentuh
-          Luka yang tidak kunjung sembuh

Oleh karena itu penderita diabetes harus waspada, karena luka gores sekecil apapun dapat berakibat fatal yaitu infeksi serius jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Periksakan kaki juga kepada dokter anda, dan segera konsultasikan apabila melihat adanya perubahan pada kaki anda.

Komplikasi penyakit jantung dan stroke


Perlu anda ketahui, bahwa jika seseorang sudah terkena diabetes melitus, maka mereka beresiko lima kali lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung dan stroke. Kadar gula yang meninggi dan dibiarkan cukup lama akan beresiko menimbulkan aterosklerosis, yaitu penyempitan pembuluh darah. Setidaknya komplikasi ini dapat beresiko terhadap hal berikut ini :

  • Menyebabkan serangan jantung
  •  Menyebabkan angina (angin duduk). Serangan angina bisa dirasakan ketika ada rasa sakit yang timbul pada area dada. Seperti terasa tertekan.


Komplikasi ginjal (nefropati)


Di dalam organ ginjal terdapat jutaan pembuluh darah tak kasat mata yang dapat menyaring limbah dari darah. Jika pembuluh darah tersebut tersumbat ataupun bocor, maka akan berakibat menurunkan kerja ginal dalam menyaring limbah.

Kerusakan parah pada organ ginjal bisa menyebabkan terjadinya gagal ginjal. Jika seseorang mengalami gagal ginjal, maka ia tidak akan pernah lepas dari namanya cuci darah hingga harus dilakukan pergantian organ ginjal dengan jalan transplantasi.

Komplikasi disfungsi seksual


Komplikasi selanjutnya yang dapat terjadi adalah disfungsi seksual. Pria maupun wanita dapat terkena komplikasi ini selama mereka terkena diabetes. Sama seperti diatas yaitu pembuluh darah yang ada diarea seksual pria maupun wanita mengalami kerusakan.

Untuk penderita wanita, jika ia mengalami disfungsi seksual, maka ia akan merasakan :

  • Ms V yang kering
  • Kurangnya gairah seks
  • Gagal untuk mencapai orgasme
  • Kepuasan seksual menurun
  • Timbulnya rasa sakit ketika berhubungan intim


Untuk itu periksa juga organ reproduksi secara rutin, dan segera konsultasikan apabila anda merasakan hal yang tidak biasa terjadi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Komplikasi penyakit diabetes melitus tipe 2


Untuk komplikasi penyakit diabetes melitus tipe 2 sebenarnya hampir sama dengan yang terjadi pada diabetes melitus tipe 1. Semua komplikasi yang saya paparkan diatas bisa terjadi pada penderita diabetes melitus tipe 2. Sehingga tidak perlu saya jabarkan lagi karena dikhawatirkan menampilkan data yang sama. Kurang efektif menurut saya.

Komplikasi penyakit diabetes melitus gestasional


Untuk diabetes melitus gestasional, maka ibu hamil dapat mengalami keguguran. Kadar gula yang tinggi dapat membahayakan sang ibu beserta bayi yang dikandungnya. Jika hal tersebut dibiarkan, maka akan berakibat keguguran atau kelahiran mati. Bahkan jika bayi selamat dan lahir maka akan beresiko cacat disebabkan kondisi gula darah yang tidak terkontrol.

Untuk itu ibu hamil disarankan selalu cek kondisi kandungannya. Terutama bagi mereka yang divonis menderita diabetes gestasional. Itu harus lebih berhati-hati dalam menjaga kandungannya. Konsultasi rutin dapat membantu ibu hamil dalam memantau kadar gulanya. Jangan sampai melebihi batas normal.



Demikian informasi terkait komplikasi yang dapat terjadi pada pasien diabetes melitus ditinjau dari jenis diabetesnya. Jika anda memiliki informasi tambahan silahkan langsung memberitahu saya agar dapat saya tambahkan ke dalam list ini. Dengan adanya informasi ini, saya berharap agar yang terkena diabetes lebih bisa berhati-hati lagi dalam menjaga kondisi kesehatan tubuhnya. Lebih baik lagi jika tubuh kita tetap sehat hingga nanti. Semoga keluarga kita dapat terhindar dari penyakit ini